IMG-LOGO
Pertanian Organik dan Zero Waste

5 Cara Olah Sampah Organik di Rumah

8 September 2021
aktivitas memilah sampah organik

Cara olah sampah organik dimulai dengan memisahkannya dari sampah lain (memilah)

 

Setiap hari kita membutuhkan makanan. Dalam proses membuat makanan pasti terdapat sisa bahan pangan seperti kulit buah, batang sayur, kulit bawang, dan lainnya.

Sisa-sisa produk pangan tersebut merupakan sampah organik yang sebaiknya tidak buru-buru dibuang. Sebab, kita bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Aktivitas mengelola sampah organik bisa memberikan banyak manfaat. Tidak hanya untuk lingkungan, tapi juga untuk kesehatan keuangan kita loh. Yuk pelajari lebih lanjut 5 cara olah sampah organik di rumah.

 

1. Memperpanjang Usia Sampah

 

kepala udang

Jangan dibuang, kepala udang bisa diolah menjadi terasi & kaldu yang lezat

 

Memperpanjang usia sampah adalah aktivitas yang bertujuan menambah daya guna suatu bahan sebelum benar-benar diputuskan sebagai sampah. Di rumah, kita bisa memperpanjang usia sampah pangan atau sampah dapur.

Mungkin sekilas terdengar sepele, namun sisa produk pangan seperti kulit buah & batang sayur sebenarnya bisa diolah kembali menjadi hal yang berguna, dan tentu saja bisa dikonsumsi. 

Untuk mulai membiasakan perpanjang usia sampah, kamu bisa memisahkan jenis-jenis sisa makanan di dapur. Misalnya dengan menyiapkan beberapa wadah di dapur untuk menaruh sisa kulit buah, sayur, kulit udang, sisa nasi, dan sampah organik lainnya. Lalu kamu bisa memikirkan sampah organik tersebut mau diolah menjadi apa. 

Sebagai rekomendasi, kamu bisa mengolah kulit udang dan kepala udang menjadi bubuk kaldu dan terasi. Tentunya hasil olahan itu bisa kamu konsumsi lagi sebagai bumbu masakan. Dilain sisi, kamu bisa mengolah sisa nasi yang masih bisa dimakan menjadi cireng, atau nasi goreng.

 

resep terasi kepala udang

 

Memperpanjang usia sampah sangat penting untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kesehatan. Tidak hanya itu, dengan memperpanjang usia sampah, banyak manfaat yang dirasakan.

Manfaat yang paling utama adalah kita bisa lebih menyadari apa yang memang harus dikonsumsi, dan memikirkan nanti sampahnya akan berakhir dimana. Sehingga kita akan lebih cermat dalam belanja.

 

2. Mengompos, Cara Kedua Olah Sampah Organik

 

mengompos sampah organik

Tidak hanya melestarikan bumi, mengompos juga bisa menjadi aktivitas healing

 

Mengompos adalah aktivitas membuat kompos pupuk alami yang baik untuk tanah dan tanaman. Kompos yang dihasilkan nantinya sangat berkualitas karena berasal dari limbah organik alami seperti sisa kulit buah, sisa sayur.

Hal yang perlu dilakukan sebelum mulai mengompos ialah memisahkan sampah organik di dapurmu. Sampah organik yang bisa digunakan ialah sisa sayur, kulit buah, batang sayur. Letakkan sampah organik pada suatu wadah, sehingga bisa digunakan untuk bahan mengompos.

Waktu yang diperlukan untuk mengompos cukup lama, sehingga kamu harus bersabar menunggu proses pengomposan selesai. Namun, dengan mengolah sampah organik menjadi kompos, tentunya kamu sudah turut mengurangi timbunan sampah di TPA.

Tidak hanya itu, hasil dari mengompos berupa pupuk kompos bermanfaat untuk  menyuburkan tanah, meningkatkan produktivitas dan panen yang lebih sehat.

 

3. Memelihara Magot BSF

 

Lalat BSF

Lalat BSF tidak menyukai sampah kotoran/pup

 

Magot BSF merupakan salah satu alternatif pakan yang kaya akan sumber protein. Magot BSF bermanfaat sebagai pengurai limbah organik. Oleh karena itu, kamu bisa mengolah sampah organik yang ada di rumah untuk diuraikan oleh Magot BSF.

Budidaya magot BSF bisa menjadi salah satu upaya untuk menekan jumlah sampah organik. Jadi, kamu bisa mengumpulkan berbagai sampah organik yang ada di rumahmu dan meletakkannya dalam sebuah wadah.

Sekitar 15 ribu larva BSF (Black Soldier Fly) dapat menghabiskan sekitar 2 kilogram sampah organik dalam waktu 24 jam saja. Maka, kita bisa turut serta mengurangi jumlah sampah organik hanya dengan memberi makan magot BSF.

Tak hanya bermanfaat untuk mengurangi sampah organik, ternyata magot BSF juga bisa dijadikan pakan ternak, karena kaya akan sumber protein. Wah banyak sekali ya ternyata manfaatnya.

 

4. Membuat Eco-enzyme

 

botol berisi eco enzyme

Manfaatkan sampah sayur/buah dan botol plastik untuk membuat eco enzyme

 

Sampah organik di rumahmu bisa diolah kembali menjadi cairan yang disebut eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan cairan organik kompleks yang terbuat dari proses fermentasi sampah organik, gula, dan air. Sampah organik yang bisa dipakai dalam membuat eco-enzyme yaitu berupa kulit buah seperti jeruk, mangga, apel, pir, atau bisa juga sisa sayuran.

Eco-enzyme bisa kamu buat di rumah, karena bahan-bahannya sangat mudah ditemukan dan cara pembuatannya pun sederhana. Setelah membuat eco-enzyme, kamu bisa menunggu proses fermentasinya berlangsung sekitar tiga bulan. Setelah itu, eco-enzyme bisa dimanfaatkan untuk berbagai cara.

Cairan eco-enzyme bermanfaat sebagai cairan pembersih serbaguna, bisa dipakai sebagai sabun, sampo, cairan pembersih rumah. Eco-enzyme juga bisa digunakan sebagai pupuk tanaman dan penghilang hama.

 

 

5. Membuat Vermikompos

 

vermikompos

 

Vermikultur  atau vermikompos merupakan salah satu cara mengolah sampah organik menjadi kompos dengan bantuan cacing. Sampah atau limbah organik akan diproses oleh cacing tanah menjadi sumber nutrisi yang penting bagi tanaman.

Sampah organik yang bisa diolah sebagai bahan pembuatan vermikultur adalah sampah berupa sisa makanan, kulit buah, batang sayur, dan sampah organik lainnya. Proses vermikultur cukup singkat, yaitu sekitar 40 hari. 

Kompos yang dihasilkan dari proses vermikultur ini sangat baik dan berkualitas untuk pupuk tanaman. Tentunya, dengan mengolah sampah organik dengan proses vermikultur kita telah berupaya mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di TPA dan lebih menjaga kelestarian lingkungan.

 

Yuk, mulai sekarang pisahkan sampah organik di rumahmu dan olah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat! 

 

cashback belanja sayur online 40 ribu

 

 

Total Page Visits: 520 - Today Page Visits: 1

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Unduh aplikasi kecipir.com untuk belanja lebih mudah