IMG-LOGO
Tips & Trik

Selasih atau Chia Seed? Lebih Sehat Yang Mana Ya?

7 October 2020

Biji-bijian seperti halnya selasih adalah sumber protein yang tinggi.  Kandungan protein tersebut dapat membantu pembentukan otot.  Selain itu, dapat menambah sumber energi untuk tubuh.

Biji-bijian juga rendah lemak sehingga dapat mengurangi berat badan.  Banyak pelaku diet yang mengonsumsi jenis makanan ini sebagai menu makan sehat.

selasih

Biji Selasih dan Manfaatnya

Biji selasih berasal dari tanaman selasih yang memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah sebagai obat.  Kandungan yang terdapat di biji selasih dipercaya memiliki beberapa efek biologis seperti sebagai antioksidan, antimutagenetik, antitumor, dan antibakteri.

Selain untuk dikonsumsi, selasih juga bisa sebagai penghasil minyak atsiri.  Selasih berasal dari Asia tropis.  Di Indonesia, selasih biasa digunakan untuk campuran minuman segar.

Biji selasih dipercaya dapat mengurangi stress dan depresi.  Biji selasih mudah didapatkan dan merupakan sumber mikronutrisi yang cukup murah.

 

selasih

Chia Seed dan Manfaatnya

Sementara chia seed lebih terkenal di seluruh dunia.  Chia seed diungkap memiliki nutrisi dan serat yang tinggi. Maka dari itu banyak di gemari para pecinta gaya hidup sehat.  Chia seed biasanya dicampurkan ke dalam puding, dan smoothie bowl.

Chia seed dapat menyerap cairan hingga 12 kali lipat dari beratnya.  Chia seed memiliki gel yang terbentuk di sekitar kulit biji yang berfungsi sebagai pembatas antara enzim pencernan dan karbohidrat.

Gel ini mampu memperlambat laju perubahan karbohidrat menjadi gula.  Jika penambahan kadar gula bisa diperlambat, maka hal ini dapat mengurangi resiko diabetes.

Chia seed adalah sumber kalsium yang baik.  Mengandung 3 hingga 6 kali lipat jumlah yang ditemukan dalam susu. Per 100 gram, chia seed mengandung 631 mg kalsium, 7,72 g besi, 860 g fosfor dan 23.665 g asam lemak tak jenuh ganda.

selasih

Selasih Adalah Alternatif Pengganti

Sekilas, keduanya terlihat sangat mirip, tetapi mereka memiliki karakteristik berbeda. Biji selasih perlu direndam beberapa jam di dalam air sebelum di konsumsi.  Sementara chia seed dapat dimakan mentah, tetapi bisa juga di rendam terlebih dahulu.

Biji Selasih memiliki rasa mirip kemangi yang lembut sehingga akan memberikan rasa yang sama pada minuman atau makanannya.  Sedangkan Chia seed tidak memiliki rasa sendiri sehingga dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam semua jenis hidangan.

Selasih dan Chia seed sama-sama berubah tekstur menjadi jelly jika di rendam air.  Keduanya dipercaya dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan menurunkan berat badan.  Namun, manakah yang lebih sehat?

Biji chia kaya akan antioksidan, protein, lemak sehat, dan serat makanan.  Sehingga membantu mengeluarkan racun, membangun bentuk otot tanpa lemak, mengurangi peradangan, dan membuat kenyang untuk waktu yang lebih lama.

Sementara, biji selasih mengandung berbagai fitokimia, antioksidan, dan flavonoid polifenol seperti orientin dan vicenin.  Dapatkan biji selasih organik disini.

Biji selasih juga mengandung vitamin A dan vitamin K, zeaxanthin, beta-karoten dan lutein.  Mineral penting seperti tembaga, kalsium, kalium, magnesium, mangan, dan folat juga dapat ditemukan dalam biji selasih.

Kedua biji-bijian ini sangat bermanfaat bagi tubuh.  Sayang sekali jika kamu hanya mengonsumsi chia seed.  Padahal selasih juga memiliki banyak  manfaat.

Apalagi selasih sudah diproduksi oleh petani lokal Indonesia.  Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi selasih, ayo kita dukung petani dan produsen lokal Indonesia dengan mengurangi konsumsi produk impor! #AkuCintaProdukIndonesia

Cek harga selasih organik disini

 

Baca juga,

“Gunakan Promo LinkAja di Kecipir, Dukung Petani Lokal Indonesia”

“Ini Perbedaan 4 Kategori Produk Kecipir”

Total Page Visits: 701 - Today Page Visits: 57

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Unduh aplikasi kecipir.com untuk belanja lebih mudah